Surakarta– Pondok Pesantren Mahasiswa Internasional KH. Mas Mansur UMS menggelar acara Grand Opening Pesma Class. Acara ini bertujuan untuk mensosialisasikan agenda Pengajaran dan Pembelajaran Kelas Pagi dan Malam setiap harinya. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat, (26/02/24). Seluruh mahasantri putra dan putri Pesma KH Mas Mansur turut hadir dalam acara ini.
Sambutan dimulai oleh Nisrin selaku Bendahara ISO yang mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam penyusunan dan pengindahan agenda sosialisasi ini. Kemudian dilanjutkan oleh Ust. Dr. Mujazin, S.Pd., MA, menyampaikan apresiasi serta doa bersama seluruh mahasantri.

Beliau juga membawakan amanat dari Direktur Pesma, yakni Ibunda Muamaroh, P.hD., untuk kembali menegaskan bahwa mengikuti agenda kelas adalah wajib ain. “Tidak hanya kelas malam, namun juga kelas pagi. Sholat berjamaah, kelas, dan mengikuti kegiatan berkuliah.” Beliau juga menambahkan bahwa diperlukan untuk aktif, inisiatif, dan bersungguh -sungguh selama berkegiatan di kelas pesma. “Man jadda wa jada. Barang siapa bersungguh sungguh pasti dapat”, lanjutnya.

Kemudian dilanjutkan oleh Ust. Arfian yang memberikan arahan mengenai pentingnya memenuhi nilai yudisium holistik ketentuan pesma agar mahasiswa dapat memperbaiki yang semestinya sehingga bisa mendapatkan predikat baik di akhirussanah.
Harapan beliau dengan perkembangan pengajaran pesma yang semakin baik tiap tahunnya akan semakin menambah berkah. (Arash)

 

SURAKARTA – Acara pelatihan dan sosialisasi pengajar telah berlangsung di Ruang Sidang Pesma KH Mas Mansur UMS pada hari Jumat, 23 Februari 2024. Acara ini dihadiri oleh Dewan Pengajar, Dewan Pengasuhan, dan Departemen Pengajaran ISO Pusat.

Pada pembukaan acara, Direktur Muamaroh menekankan pentingnya peran pengajar sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran. “Siswa bukan objek, tetapi subjek yang kemampuannya perlu ditingkatkan,” kata beliau. Beliau juga menyoroti pentingnya peningkatan metode pembelajaran untuk mengikuti perkembangan teknologi.

Acara tersebut dilanjutkan dengan sosialisasi dan pelatihan Learning Management System (LMS) Pesma UMS oleh Agus Riyanto, S.Kom. LMS ini dirancang untuk mempermudah proses belajar-mengajar dan mencakup berbagai level pengguna, termasuk manajer, pengajar, dan mahasantri.

Pak Yanuar, Dosen Bahasa Inggris di UMS, baru-baru ini memaparkan tentang pentingnya metode pembelajaran modern. Dalam presentasinya, beliau memulai dengan ice breaking dan menekankan tantangan yang dihadapi oleh pengajar dalam menghadapi mahasantri yang pulang kuliah dalam berbagai kondisi.

Beliau juga membahas tentang Quantum Learning, sebuah strategi dan kiat belajar yang memadukan unsur seni, menjadikan proses belajar menjadi lebih menyenangkan. Selain itu, beliau memaparkan bahwa diperlukan metode pembelajaran yang menyenangkan, memanfaatkan keberadaan ponsel sebagai media pendukung belajar, durasi kultum tidak lebih dari 15 menit untuk memanfaatkan konsentrasi mahasantri, dan menggunakan metode pembelajaran berbasis kasus terkini, serta penerapan etika.
Pembelajaran abad 21, menurut beliau, melibatkan critical thinking and problem solving, creativity and innovation, communication, dan collaboration.

Sementara itu, Direktur Muamaroh berharap bahwa pelatihan dan sosialisasi ini dapat membuat metode pembelajaran menjadi lebih menarik, sehingga peserta belajar tetap utuh kehadirannya dari awal hingga kelas ditutup. Beliau juga mengungkapkan keinginannya untuk merutinkan kegiatan ini setiap semester guna meningkatkan kualitas kegiatan belajar dan mengajar.

SURAKARTA – Pesantren Mahasiswa KH. Mas Mansur atau akrab di singkat dengan Pesma merupakan pesantren yang berdiri dan ditujukan untuk mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pesma dikenal luas oleh kalangan mahasiswa karena program dan kegiatan yang membantu mahasiswa UMS dalam mengembangkan banyak potensi dan mencakup banyak aspek, baik dalam aspek keagamaan, akademik, dan pengembangan karakter. Didukung oleh para pendidik dan kader keislaman yang berkualitas serta fasilitas yang memadai, pesantren ini telah menjadi pilihan utama bagi mahasiswa yang menginginkan pengalaman baru untuk masa perkuliahan mereka.

Menyambut pergantian semester dan persiapan menuju semester ganjil, maka dengan bangga pesma kembali membuka kesempatan bagi seluruh mahasiswa yang ingin bergabung bersama dan menjadi bagian dari keluarga besar pesma. Menyambut momen pembukaan pendaftaran ini, Ketua panitia Penerimaan mahasiswa baru atau PMB, Pesma KH Mas Mansur Miranti, menyampaikan bahwa pendaftaran dapat diakses melalui website resmi milik Pesma.

“Pendaftaran tidak harus dilakukan dengan datang langsung ke pesma, namun bisa dengan mudah diakses di rumah dengan membuka website resmi kita, https://pmb.pesma.ums.ac.id/ nanti untuk tesnya baru akan dilaksanakan secara serentak di pesma,” paparnya (5/2/24). .

Proses pendaftaran untuk pesantren ini dapat dilakukan secara daring melalui situs web resmi pesantren atau secara langsung datang ke kantor pendaftaran yang telah disediakan. Calon mahasantri diharapkan untuk mengisi formulir pendaftaran dengan lengkap dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.

Pendaftaran dibagi menjadi beberapa 3 gelombang. Gelombang pertama dimulai pada tanggal 10 Januari sampai dengan 27 April 2024, gelombang kedua dimulai pada tanggal 28 April sampai dengan 25 Juni 2024, dan untuk gelombang ketiga akan dilaksanakan pada tanggal 7 Juli sampai dengan 27 Agustus 2024. Untuk tes masuk akan dilaksanakan secara serempak pada tanggal yang telah ditentukan pada setiap masing- masing gelombang. Pendaftaran ditutup sewaktu-waktu jika kuota mahasantri telah dipenuhi dan akan di informasikan melalui web resmi milik pesma.

Pengumuman calon mahasantri akan diumumkan pada tanggal yang telah ditentukan pula untuk setiap gelombangnya. Pesantren Mahasiswa KH. Mas Mansur (red; pesma) berkomitmen untuk memberikan pengalaman dan kesempatan yang adil bagi semua calon mahasantri yang berminat untuk bergabung, dengan tetap menjaga standar kualitas pendidikan yang tinggi.

Informasi-informasi lain tentang pesma dapat dilihat melalui website https://pesma.ums.ac.id/ , untuk informasi lebih lanjut tentang pendaftaran mahasantri baru dapat juga diakses melalui website https://pmb.pesma.ums.ac.id/ atau menghubungi admin resmi pmb pesma melalui nomor whatsApp : 0821- 7008- 4445 . Alur pendaftaran, persyaratan, materi ujian, dan ketentuan lain dapat dilihat pada website resmi milik pesma. (Liz)

HASIL SURVEI KEPUASAAN 2022/2023 MAHASANTRI PESMA KH MAS MANSUR UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA
No Item Hasil Tindak Lanjut
Puas Cukup Tidak Puas
1 Apakah fasilitas Pesma yang diterima mahasantri sudah sesuai dengan kebutuhan mahasantri? Total: 55.7% Puas: 39.3% Sangat Puas: 16.4% 39.3% Total: 4.9% Tidak Puas: 4.9% Sangat Tidak Puas: 0%
  • Menambah fasilitas Pesma dengan didirikannya Pesma Mart dan juga public space untuk belajar berupa beberapa gazebo untuk belajar Bersama.
  • Rapat koordinsi dengan IT untuk memperkuat jaringan wifi di Pesma
  • Rapat koordinasi Dengan BAU
2 Apakah website Pesma mudah di akses dan memberikan informasi yang lengkap yang dibutuhkan mahasantri? Total: 60.7% Puas: 49.2% Sangat Puas: 11.5% 32.8% Total: 6.6% Tidak Puas: 6.6% Sangat Tidak Puas: 0%
  • Meningkatkan kualitas baik secara konten maupun kualitas dengan pendirian Pesma Media Center (PMC) yang dikelola oleh mahasantri.
  • Rapat koordinasi Dengan BTI
3 Apakah Pesma tempat yang nyaman untuk belajar? Total: 55.7% Puas: 37.7% Sangat Puas: 18% 39.3% Total: 4.9% Tidak Puas: 4.9% Sangat Tidak Puas: 0%
  • Meningkatkan kenyamaan mahasantri dengan cara menambah fasilitas Pesma dengan didirikannya Pesma Mart dan juga public space untuk belajar berupa beberapa gazebo untuk belajar bersama
4 Apakah biaya di Pesma memberatkan mahasantri? Total: 67.2% Puas: 42.6% Sangat Puas: 24.6% 27.9% Total: 4.9% Tidak Puas: 4.9% Sangat Tidak Puas: 0%
  • Melakukan analisis terhadap kenaikan biaya kost dan makan yang ada di sekitar kampus sehingga Pesma tetap memberikan biaya yang terjangkau untuk mahasantri
5 Apakah karyawan Pesma memberikan tanggapan dan respon yang cepat terhadap keluhan yang diberikan oleh mahasantri berkenaan dengan sarana prasarana?? Total: 44.3% Puas: 32.8% Sangat Puas: 11.5% 36.1% Total: 20.1% Tidak Puas: 13.1% Sangat Tidak Puas: 7%
  • Mengadakan rapat koordinasi dengan pihak terkait yaitu dengan BAU dan IT
  • Membentuk tim air, listrik dan tim yang khusus memperbaiki kerusakan minor seperti mengganti kunci pintu, dll. Untuk kerusakan besar maka harus melalui online terlebih dahulu dengan pihak BAU
6 Apakah karyawan Pesma bersedia memberikan bantuan apabila ada mahasantri yang memerlukan bantuan? Total: 57.4% Puas: 34.4% Sangat Puas: 23% 36.1% Total: 6.9% Tidak Puas: 4.9% Sangat Tidak Puas: 2%
  • Meningkatkan kinerja staf dan dewan pengasuh dengan melibatkan pada pelatihan dan melakukan pembinaan secara konsisten dari pimpinan Pesma untuk semua staf dan dewan pengasuhan.
7 Bagaimanakah jaminan keamanan yang diberikan oleh Pesma bagi mahasantri yang tinggal di Pesma? Total: 60.7% Puas: 27.9% Sangat Puas: 32.8% 32.8% Total: 6.9% Tidak Puas: 4.9% Sangat Tidak Puas: 2%
  • Melakukan koordinasi dengan bagian keamanan/Satpam melalui rapat rutin dan pengajian
8 Apakah Pesma menjamin ketenangan suasana untuk belajar bagai mahasantri Pesma? Total: 55.8% Puas: 32.8% Sangat Puas: 23% 31.1% Total: 12.8% Tidak Puas: 9.8 % Sangat Tidak Puas: 3%
  • Memberikan pembinaan dan sosialisasi SOP yang mengatur tentang hal-hal yang dilarang dlakukan di Pesma seperti berteriak-teriak yang mengganggu teman yang lain
9 Apakah Pesma menjamin kenyamanan untuk mahasantri istirahat? Total: 64% Puas: 41% Sangat Puas: 23% 23.0% Total: 13.2% Tidak Puas: 8.2 % Sangat Tidak Puas: 5%
  • Melakukan penambahan fasilitas dan sosialisasi SOP bagi mahasantri agar bisa ditaati SOP yang sudah ada.
10 Apakah Pesma menyediakan sarpras yang lengkap dan terawat bagi mahasantri? Total: 78.7% Puas: 52.5% Sangat Puas: 26.2% 14.8% Total: 6.3% Tidak Puas: 3.3 % Sangat Tidak Puas: 3%
  • Melakukan pembinaan dan koordinasi dengan bagian maintenance dan juga staf Pesma serta seluruh DP, cleaning dan semua karyawan Pesma.
  • Rapat koordinasi dengan BAU
11 Apakah lingkungan Pesma terjaga kebersihannya? Total: 67.2% Puas: 45.9% Sangat Puas: 21.3% 27.9% Total: 5.3% Tidak Puas: 3.3 % Sangat Tidak Puas: 2%
  • Melakukan pembinaan dan koordinasi dengan bagian cleaning dan taman Pesma melalui rapat dan pengajian serta membelikan alat-alat kebersihan.
12 Apakah lokasi Pesma mudah terjangkau? Total: 73.7% Puas: 39.3% Sangat Puas: 34.4% 21.3% Total: 4.9% Tidak Puas: 4.9% Sangat Tidak Puas: 0%
  • Memberikan alamat melalui website Pesma dan google maps
  • Membuat neonbox dengan tulisan Pesma
13 Apakah makanan yang disediakan oleh kantin sudah sesuai dengan kebutuhan mahasantri.   Total: 70.5% Puas: 37.7% Sangat Puas: 32.8% 18.0% Total: 11.5% Tidak Puas: 11.5% Sangat Tidak Puas: 0%
  • Memvariasi jenis menu yang ada di Pesma dengan tetap mempertimbangkan biaya yang terjangkau.
  • Meminta masukan dari mahsantri tentang menu saat feedback session

Surakarta – Pesantren mahasiswa (Pesma) Internasional KH. Mas Mansur, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terima kunjungan study banding dari MBS Brebes atau MBS Mas Mansur. Acara ini sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan semangat menuntut ilmu bagi santri-santrinya. Kegiatan ini berlangsung pada tanggal Kamis, (11/1/24).

Studi Banding ini merupakan rangkaian dari kegiatan study tour yang diadakan oleh sekolah sebagai salah satu alternatif cara untuk memberikan gambaran kehidupan kampus yang kelak akan dijalani oleh santri-santri MBS Brebes. Kegiatan ini diikuti oleh santri kelas 2 dan 3 MA.

Kegiatan ini juga di isi dengan mengenalkan kehidupan mahasantri Pesma. Selain itu, dalam studi banding juga disampaikan dengan perkenalan International Student Organization (ISO) dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM)sebagai organisasi yang aktif di Pesma selain menjadi daya Tarik, ISO dan IMM juga dinilai menjadi ciri khas tersendiri dari Pesma KH Mas Mansur di mata publik.

Materi ISO disampaikan oleh ketua umum terpilih untuk periode 2024, Salis Nazla Asyifa beserta seluruh anggota organisasi. Dalam penyampaiannya, Salis mengungkapkan perbedaan antara ISO dengan organisasi lainya, serta benefit mengikuti organisasi ini.

“ISO merupakan organisasi yang sedikit berbeda ya temen-temen, selain ini di pondok pesantren yang dasarnya adalah mahasiswa, ISO tarafnya sudah internasional. Jadi kita juga membantu mengurus mahasiswa dari luar negeri,” tuturnya.

Materi ke IMM an disampaikan oleh Ketua Umum periode 2023/2024 IMMawan Tanwir Raif, yang menyampaikan bahwa IMM pesma juga memiliki keistimewaan yang hanya dimiliki oleh komisariat pesma saja.

“ Jadi di IMM pesma itu ada Lembaga Namanya LHI, atau Lembaga Hubungan Internasional, LHI ini hanya ada 2 di seluruh Indonesia, yang satu di Tingkat pusat dan yang satu lagi di komisariat pesma” tuturnya.

Selain memperkenal kan pesma, studi banding ini juga di isi dengan kuliah umum yang di isi oleh direktur pesma, Muamarah, P.hD., Ibu direkrut menyampaikan kiat kiat untuk menjadi mahasiswa yang progresif namun tetap dalam balutan syari agama. Beliau juga memberikan motivasi kepada santri MBS Brebes untuk melanjutkan pendidikan sampai perguruan tinggi dan menjadi sarjana.

“Hauslah akan ilmu, bagaimana pun keadaannya pendidikan adalah nomor satu, manfaat dari pendidikan tidak hanya akan dirasakan oleh diri sendiri, namun juga orang-orang disekitar kita, jadilah orang yang berilmu dan bermanfaat bagi orang lain,” papar Direktur Pesma UMS itu.

Acara ditutup dengan penyerahan kenang-kenangan oleh pesma kepada MBS Brebes, dan juga dari MBS Brebes untuk Pesma. (Liz)

SURAKARTA – Pimpinan Baru Internasional Student Organisation ISO Pesma KH Mas Mansur laksanakan agenda Pelantikan pada tanggal 5 Januari 2024 di Community Building Pesma KH Mas Mansur dengan tema “ Membangun Semangat Berorganisasi, Wujudkan Pesma yang Unggul dan Bersinergi” . Kegiatan ini dimulai pukul 20.00 dan berakhir pada pukul 22.00.

Selain pelantikan, kegiatan juga di isi dengan pengenalan pimpinan IMM terpilih untuk periode 2024/2025. Agenda Pelantikan ISO dan pengenalan IMM dihadiri oleh Ibu Muammarah, Ph.D., selaku direktur Pesma KH Mas Mansur dan jajaran staff.

Pimpinan terpilih ISO Pesma KH Mas Mansur dilantik langsung oleh direktur Pesma, Ibu Muammarah, P.hD., dan disaksikan oleh seluruh Mahasantri pesma baik putra maupun putri.

Dengan dilantiknya pimpinan baru maka periode kepimpinan ISO yang dinahkodai oleh Moza Apriliano telah selesai, dalam sambuatannya ia (red: Moza) menyampaikan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu kepemimpinannya sehingga berhasil meyelesaikan dengan tuntas sampai dengan akhir periode.

Ia juga menyampaikan harapan untuk periode selanjutnya semoga dapat lebih baik dalam menjalankan Amanah yang telah diberikan.

Setelah resmi dilantik, ketua umum terpilih ISO periode 2024, Salis Nazla Asyifa juga menyampaikan sambutannya.

Dalam sambutannya Salis menyampaikan bahwa perjalanan yang baru saja akan dimulai pastilah berat dan maka bantuan dari semua pihak akan sangat membantu kepemimpinannya kelak, ia juga berpesan bahwa kritik dan saran adalah satu hal yang sangat dibutuhkan dalam roda organisasi, maka jangan sungkan untuk memberikan masukan, kritik, dan saran baik bagi dirinya sendiri maaupun kepemimpiannya kelak.

 

Agenda berlanjut pada pengenalan pimpinan terpilih PK IMM KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta. Kepengurusan yang baru ini dipimpin oleh IMMawan Tanwir Raif M.Y Maringke sebagai ketua umum memperkelankan personal yang mengisi setiap bidang yang terdapat di PK IMM KH. Mas Mansur, terdapat 10 bidang dan 1 lembaga yang disampaikan dan diperkenalakan pada kegiatan malam tersebut, dalam sambutanya, IMMawan Tanwir berpesan bahwa semoga kelak kepemimpiannnya dapat menjadi Rahim perjuangan organisasi Muhammadiyah dan dapat membantu mensukseskan tujuan pesma, yakni menjadikan pesma yang unggul dan berprestasi. (LIZ)

Pesma KH Mas Mansur adakan Kajian asmara bertema “Seni manajemen asmara dalam Islam” dilaksanakan bada Subuh pada hari Jumat, 29 Desember 2023 yang bertempat di Masjid Pesma KH Mas Mansur UMS.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa mengenai bagaimana menyikapi asmara secara bijak di bangku perkuliahan.

Ustadz Dr. Abdillah Nugroho, M.Hum sebagai pemateri kajian subuh sekaligus sebagai dosen bahasa inggris yang mengajar di UMS. Beliau menceritakan kelahirannya dari keluarga muhammadiyah. Ketika berkuliah di UMS tahun 80-an, memiliki pengalaman sebagai humas, dan mendapatkan banyak kesempatan untuk melayani tamu-tamu yang berasal dari luar negeri hingga mendapatkan promosi untuk menjadi dosen. Setelah memutuskan untuk menjadi dosen, beliau memiliki prinsip untuk melanjutkan studi ke jenjang berikutnya. Kemudian beliau memulai studi S2 nya di UGM pada tahun 90 an di jurusan yang berkaitan dengan bahasa inggris. “Seni memanajemen asmara ” paparnya. Beliau memaparkan bagaimana semestinya cinta yang hakiki itu kembali kepada Sang Khalik, menghindari konsep cinta yang menyimpang seperti LGBT.

Menurutnya, pacaran yang diniatkan “lit-taaruf” semestinya menjadi hal positif bila memiliki batasan batasan yang membentengi diri dari penyimpangan moral, seperti tidak pergi berduaan. semestinya masa lit-taaruf menjadi wadah untuk saling mengenal interaksi antar keluarga untuk memahami dan menjali komunikasi yang baik. “Begitu dapat klik, sudah tidak mencari lagi. One for Forever” ulasnya.

Beliau juga membagikan pengalaman bagaimana caranya memanajemen cinta bersama isterinya dalam berkeluarga adalah menjalin pemahaman adat istiadat dan gaya berkomunikasi dua keluarga yang berbeda menjadi satu. Diperlukan juga memegang dan menjaga prinsip yang disepakati antar suami dan istri pranikah maupun pasca menikah (Arash).

Surakarta – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) sebagai tuan rumah menggelar acara perkenalan Mahasiswa Studi Pascasarjana Persyarikatan (MSPP) Batch VI Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang bertempat di Pesma KH. Mas Mansur pada hari Jumat, 15 Desember 2023.

Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan para penerima program MSPP yang merupakan program pembibitan kader atau aktivis persyarikatan dan dosen Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) untuk melanjutkan studi jenjang magister atau doktoral ke luar negeri.

Kegiatan ini dihadiri oleh peserta yang terdiri dari mahasiswa Pesma KH Mas Mansur.

Dr., Mujazin, menyampaikan tujuan dan harapan dari diperkenalkannya para penerima program MSPP.

“Kami ucapkan selamat kepada seluruh penerima beasiswa MSPP yang telah lolos seleksi,” ungkapnya.

Kemudian, acara dilanjutkan dengan perkenalan dari masing-masing penerima beasiswa MSPP, yang terdiri dari 15 mahasiswi dan 10 mahasiswa dari berbagai jurusan dan fakultas.

Peserta MSPP memperkenalkan diri, asal, jurusan, fakultas, universitas tujuan, dan bidang studi yang akan diambil. Mereka juga nantinya akan berbagi pengalaman dan tips tentang proses seleksi dan persiapan studi ke luar negeri. (Anisa)

Pesma.ums.ac.id – Pimpinan Komisariat (PK) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menggelar Musyawarah Komisariat (Musykom) yang ke XIII dengan tema “ Mengokohkan Identitas, Menjunjung Integritas, demi Progresivitas Kepemimpinan” pada Jumat, (22/12). Pembukaan Musyawarah Komisariat dilangsungkan di ruang sidang Pesma KH Mas Mansur yang dihadiri oleh direktur Pondok Internasional KH Mas Mansur UMS, Muamaroh P.hD.

Direktur Pesma berpesan, semoga Musykom ini dapat menghasilkan pimpinan selanjutnyanya yang baik, baik dalam hal perkuliahan (menjadi mahasiswa), pun baik dalam menjadi mahasantri terutama pada aspek keagamaan.

Musykom ini dihadiri sebanyak 70 orang, yang berasal dari mahasiswa aktif dan mahasantri Pesma KH Mas Mansur.

Menurut Ketua Panitia, Wildan Akhmad Syauqi, persiapan untuk acara ini berjalan dengan lancar dan tidak ada kendala yang berarti, sehingga pada saat pelaksanaan dapat menghasilkan acara yang maksimal.

“Alhamdulillah acara dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan dan semoga dapat berjalan dengan lancar 3 hari ke depannya, tidak ada kendala dan menghasilkan pimpinan yang lebih baik dari sebelumnya,” ucap Wildan saat di wawancarai.

Musyawarah Komisariat atau biasa disingkat dengan musykom ini berlangsung selama 3 hari, yakni dari tanggal 23 – 25 Desember 2023.

Kegiatan musykom tersebut, lanjutnya, berjalan selama 3 hari, yang mana pada hari pertama pembahasan kegiatan ini berfokus pada tata tertib pelaksanaan kegiatan Musykom ke XIII, hari kedua berisi laporan pertanggungjawaban oleh setiap bidang yang ada di PK IMM KH Mas Mansur beserta tanggapannya oleh musyawirin atau peserta musykom, dan hari terakhir merupakan hari pemilihan untuk jajaran kepimpinan selanjutnya.

Pada hari ketiga kegiatan musykom ini menghasilkan Keputusan 13 orang dengan suara terbanyak, dan menyepakati IMMawan Tanwir sebagai Ketua Umum terpilih untuk menggantikan Ketua Umum sebelumnya yakni IMMawan Roy Khirsna Ramadhan. (Salis)

Pesma.ums.ac.id, SURAKARTA — International Student Organization (ISO) KH Mas Mansur (UMS) kembali mengadakan Regenerasi Kepengurusan untuk pengkaderan anggota agar organisasi memiliki anggota yang berkualitas setiap waktunya. Kegiatan yang berdurasi 3 hari itu dilakukan pada Jumat, (15/12) di Community Building Pesantren Mahasiswa (Pesma) Internasional KH. Mas Mansur UMS.

Kegiatan ini diikuti oleh seluruh Mahasantri, Alumni International Student Organization (ISO), serta Dewan Pengasuhan Pesma KH.Mas Mansur. Musyawarah Besar ini merupakan program yang dilaksanakan pada masa akhir periode guna membahas dan menyempurnakan mengenai susunan acara, tata tertib, Laporan Pertanggungjawaban (LPJ), Anggaran Dasar (AD), dan Anggaran Rumah Tangga (ART).

Ketua Panitia, Khoirul Latif Rikha Maulana, mengungkapkan bahwa Mubes ini merupakan sebuah pertanda berakhirnya masa satu periode masa jabatan kita sebagai pengurus. Apa yang pengurus lakukan selama satu periode ini sudah baik tapi walaupun begitu evaluasi/muhasabah hendaknya juga harus dan tetap kita lakukan. Dia berharap kepada musyawirin supaya dengan adanya musyawarah besar ini bisa menjadi evaluasi terkait hal-hal yang terlewat atau luput agar kedepannya menjadikan International Student Organization (ISO) Pesma KH Mas Mansur lebih baik lagi.

Dalam kesempatan itu, Direktur Pondok Internasional KH. Mas Mansur UMS, Dra., Muamaroh, M.Hum., Ph.D., yang juga hadir pada acara itu, menyampaikan bahwa penyelenggaraan musyawarah besar sangat identik dengan jiwa kepemimpinan. Kepemimpinan yang baik juga berkaitan dengan kemampuan untuk mengatasi tantangan, memecahkan masalah, dan membuat keputusan yang bijaksana. Pengembangan kepemimpinan mahasiswa membantu mereka menjadi lebih siap untuk menghadapi tantangan dalam karir mereka.

“Harapannya, dengan diadakan musyawarah besar ini mahasantri dapat melatih kemampuan leadership karena kemampuan itu sangat penting bukan dari dunia akademik saja, melainkan juga dalam kehidupan sehari-hari dan di tempat kerja nantinya,” pungkas Muamaroh.

Pada regenerasi kepengurusan yang terakhir jabatan Ketua Umum International Student Organization KH Mas Mansur diserahkan kepada Salis Nazla Asyifa mahasiswi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.

“Terimakasih atas semua kepercayaan ini. Tak banyak yang dapat saya sampaikan di kesempatan ini. Saya hanya berharap dengan kepemimpinan saya di organisasi ini bisa memberikan dampak positif yang membuat kita lebih maju lagi kedepannya.,” pungkas Salis Ketua ISO terpilih. (IT DokLit ISO)

Scroll to Top