Pesma KH Mas Mansyur Sukses Jalani Audit Surveillance ke-2 ISO 21001:2018

Surakarta, 19 November 2025 – Pesma KH Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan dengan sukses melaksanakan Audit Surveillance ke-2 ISO 21001:2018. Audit yang dilaksanakan di Ruang Seminar Gedung Induk Siti Walidah Lt. 7 ini dipimpin oleh auditor eksternal, Prof. Dr. Budiyono Saputro, M.Pd. ISO 21001:2018 merupakan standar internasional untuk Sistem Manajemen Organisasi Pendidikan (SMOP) yang berfokus pada peningkatan mutu pembelajaran, pengajaran, dan layanan bagi peserta didik. Keberhasilan Pesma dalam audit ini menunjukkan konsistensi lembaga dalam menjaga tata kelola pendidikan yang akuntabel dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan (continuous improvement).

Dalam sesi audit, pimpinan Pesma memaparkan gambaran umum lembaga, mulai dari struktur organisasi hingga kurikulum pembinaan. Saat ini, Pesma KH Mas Mansyur menaungi 267 mahasantri, yang diterima melalui proses seleksi berdasarkan minat dan komitmen untuk
mengikuti kehidupan pesantren bersamaan dengan studi di UMS. Kurikulum Pesma menekankan pembinaan akhlak, penguatan tahsin dan tilawah Al-Qur’an, pemahaman tajwid, serta pengajaran bahasa Inggris untuk memperluas wawasan global mahasantri. Pengajar yang terlibat terdiri dari pengasuh Pesma dan mahasantri lulusan program studi Pendidikan Agama Islam maupun Bahasa Inggris.

Salah satu keunggulan Pesma yang diapresiasi auditor adalah digitalisasi pedoman dan sistem layanan, sehingga orang tua mahasantri dapat mengakses pedoman Pesma secara daring dengan mudah dan transparan. Saat ini Pesma telah memiliki 30 pedoman layanan pendidikan yang dikelola secara sistematis. Pesma juga melibatkan berbagai pihak dalam pengembangan sistem pembinaan. Para alumni dari ISO (International Student Organization) dan IMM (Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah) kerap dilibatkan dalam proses evaluasi dan penyempurnaan sistem karena kedua organisasi tersebut memiliki peran strategis dalam aktivitas pembinaan mahasantri Pesma.

Selain itu, Pesma tengah menjalin kerja sama dengan LPPIK UMS terkait rencana rekognisi mata kuliah kemuhammadiyahan, sehingga beberapa capaian pembelajaran mahasantri di Pesma dapat diakui sebagai bagian dari perkuliahan resmi. Melalui audit ini, Pesma KH Mas Mansyur menunjukkan keseriusan dalam membangun sistem manajemen pendidikan yang profesional dan berstandar internasional. Hasil audit surveillance ke-2 ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh pengurus dan mahasantri untuk terus meningkatkan mutu pembinaan, layanan, serta tata kelola lembaga.

Keberhasilan dalam audit ISO 21001:2018 ini menjadi bukti bahwa Pesma KH Mas Mansyur tidak hanya menjadi tempat tinggal bagi mahasiswa, tetapi juga pusat pembinaan karakter, intelektual, spiritual, dan kompetensi global yang berkesinambungan.

Scroll to Top