
Pesma KH Mas Mansur Laksanakan Halal Bi Halal Rekatkan Kembali Ikatan, Dukung Lingkungan kerja yang Positif
PESMA – Pesantren Mahasiswa (Pesma) KH. Mas Mansur UMS Kembali adakan Halal bi halal untuk seluruh keluarga besar pesma kh mas mansur, mulai dari dewan Pembina, dewan pengasuh, staff, karyawan, pengurus harian beserta keluarga masing-masing. Halal bi halal dilakasanakan pada Minggu tanggal 20 April 2025, bertepat di kediaman direktur pesma ibu Muamaroh, P.hD. Acara dimulai pukul 08.00 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB dengan rangkaian acara, sambutan direktur pesma dan tuan rumah, kemudian disambung dengan ramah tamah, ceramah dari Ustadz Mujazin dan terakhir adalah makan bersama. Dalam sambutannya, ibu Muamaroh selaku direktur pesma KH Mas Mansur sekaligus tuan rumah pada kegiatan tersebut menyampaikan bahwa, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilaksanakan oleh pesma untuk ajang silaturahmi dan juga mempertahankan nilai-nilai kekeluargaan yang sudah terbentuk, acara ini diperuntukan bagi seluruh unsur pengurus dan keluarganya. Selain masih dalam momentum idul fitri, halal bi halal ini juga diharapkan mampu merefresh kembali semangat
kerja dengan lingkungan yang positif setelah libur panjang.
Kegiatan ramah tamah di isi dengan pembagian kado untuk seluruh peserta yang hadir pada kegiatan ini, sesi ini dipandu langsung oleh ustadz Dodi Afianto. Sebelum kegiatan ini berlangsung peserta halal bi halal diminta untuk menyediakan kado atau hadiah yang akan ditukarkan dan dibagi-bagikan kepada seluruh peserta halah bi halal. Ustadz Mujazin, sebagai pemateri dalam acara tersebut, menyampaikan tausiyah dengan mengambil contoh keteladanan Nabi Ibrahim AS. Dalam ceramahnya, beliau mengajak hadirin untuk mengambil pelajaran dari perjalanan hidup Nabi Ibrahim AS, yang penuh ujian namun tetap kokoh dalam keimanan.
“Nabi Ibrahim adalah simbol ketundukan total kepada Allah. Mulai dari ujian meninggalkan kaumnya yang musyrik, menghadapi pembakaran oleh Raja Namrud, hingga perintah menyembelih putra tercintanya, Ismail AS. Semua itu beliau lakukan dengan penuh keikhlasan dan keyakinan bahwa Allah tidak akan menyia-nyiakan hamba-Nya yang bertawakal,” papar Ustadz Mujazin.Beliau juga menekankan relevansi kisah Nabi Ibrahim dalam konteks kehidupan modern, termasuk dalam lingkungan kerja. “Sebagai seorang muslim, kita harus meneladani keteguhan hati Nabi Ibrahim. Dalam bekerja, kadang ada tantangan dan konflik, tetapi jika dilandasi keikhlasan dan prinsip ‘Lillahi Ta’ala’, semua akan bernilai ibadah,” tambahnya. Ceramah ini mengingatkan pentingnya menjadikan kerja sebagai bentuk penghambaan kepada Allah, bukan sekadar mencari materi. Pesan tentang kesabaran, kejujuran, dan konsistensi dalam beramal shaleh menjadi penekanan utama.
Setelah sesi ceramah, seluruh peserta menikmati hidangan makan bersama yang telah disiapkan oleh panitia. Suasana akrab terasa sepanjang acara, diiringi
canda tawa dan obrolan santai antaranggota Pesma. Sebelum acara ditutup, Bagas Ali Mukti mahasantri pesma semester 6 memimpin doa bersama untuk keberkahan dan kelancaran kegiatan Pesma ke depannya.
Kegiatan Halal bi Halal ini tidak hanya menjadi momen untuk saling memaafkan, tetapi juga menjadi pengingat akan pentingnya sinergi antar seluruh elemen di Pesma KH Mas Mansur. Dengan semangat baru pasca-Lebaran, diharapkan seluruh keluarga besar Pesma dapat kembali bekerja dengan lebih bersemangat dan produktif, didukung oleh lingkungan yang kolaboratif dan penuh kekeluargaan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai tradisi baik yang memperkuat ikatan antaranggota Pesma,” pungkas Ibu Muamaroh menutup acara. (Liz)

Muhammadiyah Surakarta


Di sisi lain, tim BAU UMS juga menjelaskan mengenai masalah kelistrikan yang kerap terjadi. Dalam penjelasannya, mereka mengungkapkan bahwa adanya panel listrik milik PLN yang tidak dapat dieksplorasi oleh pihak internal Pesma, menyebabkan terjadinya gangguan listrik, terutama pada saat cuaca buruk. Pentingnya menjaga ketersediaan bahan bakar untuk genset juga ditekankan untuk menghindari kerusakan mesin. Jilan Alhafizh, salah satu perwakilan dari departemen maintenance menyatakan, “Dengan adanya pelatihan oleh BAU, kami dari DP, staff, dan dep maintenance berharap dapat mengatasi segala permasalahan air maupun listrik yang ada di Pesma KH Mas Mansur sendiri tanpa harus sering melibatkan tim BAU.” Pungkasnya dalam wawancara.
bermanfaat bagi penerima, tetapi juga berpengaruh positif bagi kehidupan kita,” ujarnya. Selain itu, Ibu Muammarah juga mengajak seluruh staff untuk aktif mempromosikan Pesma KH Mas Mansur. “Siapapun bisa menjadi jubir Pesma. Mari sebarluaskan informasi tentang Pesma agar lebih dikenal masyarakat. Pesma ini adalah tempat yang aman dan nyaman untuk mendidik generasi muda,” tambahnya.


Ibu Direktur Pesma juga mengingatkan bahwa menjadi bagian dari pengurus ISO merupakan kesempatan untuk menjalankan amal jariyah. “Rugi jika kalian keluar ISO atau pesma, karna disini kalian bisa menjalankan amal jariyah.
REHAT DARI KEPENATAN, ISO DAN IMM PESMA KH MAS MANSUR LAKSANAKAN RIHLAH BERSAMA KE MALANG.
Ketua panitia Rihlah bersama, Tanwir Raif, menyatakan bahwa rihlah bersama ini bertujuan untuk memperkuat hubungan dan kebersamaan seluruh komponen yang sudah terlibat dalam kegiatan pesma sehari-hari. “Rihlah ini adalah salah satu bentuk wadah kita untuk merefresh pikiran kita setelah selama satu periode berkutat dengan beberapa program kerja dan dinamikanya, selain itu harapannya kegiatan ini juga untuk mempererat hubungan dan meningkatkan kebersamaan lapisan penggerak pesma ini. Kami berharap semua orang dapat menikmati hari libur dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan dan bermanfaat,” ujar Tanwir Raif.
Selain itu, Ustadz Dodi Afianto pada kesempatannya saat memberikan pembinaan mewakili direktur pesma KH Mas Mansur yang berhalangan hadir pada saat itu menyampaikan tentang jati diri mahasantri pesma yang harus dibawa dimana saja dan kapan saja, karena jati diri mahasantri pesma, seperti yang sudah dirumuskan merupakan salah satu pegangan hidup yang sangat berguna untuk segala situasi dan kondisi.
RESMI DILANTIK, ISO DAN IMM KH MAS MANSUR SIAP MENYONGSONG ERA BARU
Dengan dilaksanakannya pelantikan bersama ini, diharapkan anggota organisasi yang ada di Pesma dapat menjalankan program kerja yang bermanfaat, serta meningkatkan partisipasi seluruh mahasantri pesma dalam kegiatan baik kegiatan di dalam pesma maupun luar pesma. Acara ini diakhiri dengan penampilan Drama musikalisasi puisi yang dibawakan oleh anggota IMM. (Liz)

