Audiensi Persiapan Jamboree Relawan Muhammadiyah-Aisyiyah Ke-3 Bahas Rencana Kegiatan dan Kolaborasi

  Audiensi Persiapan Jamboree Relawan Muhammadiyah-Aisyiyah Ke-3 Bahas Rencana Kegiatan dan Kolaborasi

 

Universitas Muhammadiyah Surakarta– Rabu, 23 April 2025 bertepat di gedung Siti Walidah telah Berlangsung audiensi antara Lembaga Perlindungan dan Penanggulangan Bencana (LLPBH) Pusat Muhammadiyah, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA), Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) di Ruang Sidang BPH Lantai 6 Gedung Induk Siti Walidah menjadi momentum penting dalam mematangkan persiapan kegiatan Jambore Relawan Muhammadiyah-Aisyiyah Ke-3. Kegiatan yang direncanakan digelar dalam kurun 64 hari mendatang ini mengusung tema “Memperkuat Ketangguhan Menuju Indonesia yang Berkemakmuran” dengan slogan “TUMBUH-TANGGUH-UTUH”. Ketua Panitia Jamboree, Nabiul Umam, memaparkan bahwa lokasi pelaksanaan telah ditetapkan di Wonderpack, Tawangmangu, dengan kapasitas sekitar 1.500–2.500 peserta. Seluruh kegiatan akan menggunakan tenda darurat (tenda DUM) dan beberapa tenda lainnya, “Launching logo Jamboree akan segera dilaksanakan. Kami masih terbuka untuk masukan atau revisi karena belum dicetak” ujar Nabiul. Logo tersebut diharapkan menjadi simbol semangat kolaborasi relawan dalam menghadapi tantangan kebencanaan dan pemberdayaan masyarakat.  Agenda utama Jamboree meliputi, Pengajian Akbar dengan Ustadz Adi Hidayat sebagai pemateri,  Seminar Nasional dengan tema “Peran Dunia Usaha dalam Menciptakan Ketangguhan”, Pentas Seni dan Hiburan, pemutaran film dokumenter, serta pameran UMKM.  Selain itu akan dilaksanakan Gala Dinner untuk seluruh peserta dan tamu undangan. Pada pelaksanaannya upacara pembukaan jambore ini akan dibuka langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah.  Selain agenda utama tersebut, Nabiul juga menyampaikan bahwa akan dilaksanakan juga kegiatan khusus (Sharing Session) dan lomba. Kegiatan Khusus yang direncanakan antara lain adalah manajemen kampus aman bencana, rumah sakit tanggap bencana (RSAB), fundraising, serta pengurangan sampah. Lomba yang akan dilaksanakan seperti : SAR Excellent, Medical First Responder (MFR), layanan dukungan psikososial, cerdas cermat MDMC & LLHPB, lomba foto/video pendek, hingga lomba memasak menu sehat balita dan lansia saat bencana.

Perwakilan Pimpinan Aisyiyah Wilayah menyampaikan permohonan dukungan promosi melalui pemasangan baliho dan iklan di sekitar Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Sementara itu, Dokter PKU Karanganyar berkomitmen menindaklanjuti hasil rapat sebelumnya, termasuk penyediaan layanan kesehatan selama acara.  Prof. Anif Sofyan, selaku Bendahara, menyampaikan pentingnya koordinasi dengan banyak pihak terutama dengan Rektor UMS yang baru untuk fasilitas pendukung yang bisa disediakan. “Silakan diskusikan kebutuhan fasilitas. Kami akan berkoordinasi dengan mempertimbangkan kesediaan dan kemampuan yang bisa kami berikan” jelasnya.  Ayahanda Tafsir selaku ketum Pimpian Wilayah Muhammadiyah menyampaikan untuk bisa mengajukan strategi sponsorship dengan melibatkan bank-bank afiliasi Muhammadiyah. Tim Media Jamboree meminta dukungan teknis dan maintenance peralatan selama acara. “*Kami membutuhkan penguatan di bidang dokumentasi, siaran langsung, dan publikasi daring,*” jelas salah satu perwakilan.  Audiensi ditutup dengan penyusunan daftar kebutuhan konkret, termasuk Koordinasi dengan pihak keamanan dan Kesehatan, Penyiapan tenda, logistik, dan transportasi, Penggalangan dana melalui fundraising dan sponsor, Optimalisasi media untuk publikasi luas. Dengan semangat kolaborasi, Jamboree Relawan Muhammadiyah-Aisyiyah Ke-3 diharapkan menjadi wadah penguatan kapasitas relawan sekaligus kontribusi nyata bagi ketangguhan bangsa. (Liz)

 

 

 

 

Scroll to Top