Kajian Kemuhammadiyahan: Tercermin menjaga Agama, Jiwa, Akal, Keturunan dan Harta

Pesma.ums.ac.id – Rabu, 01 Juni 2022: Bidang Tabligh dan Kajian Islam PK IMM Pondok Internasional KH. Mas Mansur UMS menyelenggarakan kegiatan Kajian Rutin #2 mengusung tema “Memaknai Filosofi Q.S Ali Imran: 110 Sebagai Pedoman Muhammadiyah”.

Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.

QS. Ali ‘Imran Ayat 104

Acara tersebut bertujuan untuk Dakwah Islam, menambah wawasan dan pengetahuan tentang keislaman yang ditujukan untuk Pimpinan dan kader PK IMM Pondok Internasional KH. Mas Mansur serta mahasantri pesma pada umumnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara luring di Masjid KH. Mas Mansur Kampus 4 UMS setelah sholat maghrib sekitar pukul 18.00- selesai, dengan jumlah peserta yang hadir kurang lebih 110 orang.

Kajian Kemuhamamadiyah menghadirkan pemateri Ustadz Shofwan Havied Musthofa M.Pd.I (Majlis Tarjih PDM Karanganyar) yang dibuka oleh moderator IMMawan Prima Maulana Ihsan, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al qur’an oleh IMMawan Roy Krisna Ramadhan dan acara inti yaitu penyampaian acara oleh pemateri.

Isi atau nasehat mengenai pemaparan Surah Ali Imran ayat 104 dan 105 berdiskusi tentang amar ma’ruf nahi munkar dan larangan untuk bercerai berai, maka pada Surah Ali Imran ayat 110 ini Allah SWT dalam firman-Nya menegaskan kembali perihal amar ma’ruf nahi munkar. Allah Swt berfirman:

كُنْتُمْ خَيْرَ أُمَّةٍ أُخْرِجَتْ لِلنَّاسِ تَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَتَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَتُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَلَوْ آمَنَ أَهْلُ الْكِتَابِ لَكَانَ

 خَيْرًا لَهُمْ مِنْهُمُ الْمُؤْمِنُونَ وَأَكْثَرُهُمُ الْفَاسِقُونَ                                                      

Artinya: “Kalian adalah umat terbaik yang dikeluarkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah Swt. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka. Di antara mereka ada yang beriman, namun kebanyakan mereka adalah orang-orang fasik.” (Surat Ali Imran ayat 110).

Ustadz Shofwan mengawali dengan menjelaskan mengenai Filosofi Gerakan Muhammadiyah:

  • KH Ahmad Dahlan menyeru untuk melakukan kebaikan dan mencegah kemungkaran (Muhammadiyah merupakan Gerakan Dakwah).
  • Sebagai seorang muslim kita wajib untuk melaksanakan syariat Islam syariat Islam bagaikan jalan untuk menuju suatu tempat.
Processed with VSCO with a6 preset

Ustadz Shofwan juga menyinggung mengenai Maqhasid Syariah yaitu tujuan-tujuan syariat dan rahasia-rahasia yang dimaksudkan oleh Allah dalam setiap hukum dari keseluruhan hukum-Nya.

  1. Menjaga Agama
  2. Menjaga Jiwa
  3. Menjaga Akal
  4. Menjaga Mall
  5. Menjaga Keturunan
Processed with VSCO with a6 preset
Processed with VSCO with a6 preset

Diakhir acara sebelum penutup, adalah penyerahan kenang-kenangan oleh Ketua Bidang Tabligh dan Kajian Islam IMMawan Moza Apriliano dan sesi foto bersama. [MEDKOM2022 & Kang Aim] #bidangtabligh#bidangmedkom

Processed with VSCO with a6 preset

AlGhazali mencetuskan bahwa Maqasid Syariah tercermin dalam lima hal pokok yaitu menjaga agama, jiwa, akal, keturunan dan harta. Setiap hukum atau aturan yang mengandung lima prinsip ini, maka ia dinamakan maslahat.

2 thoughts on “Kajian Kemuhammadiyahan: Tercermin menjaga Agama, Jiwa, Akal, Keturunan dan Harta

  1. Assalamualaikum wr.wb. bagus sekali utk kajiannya, perhatikan penulisan surat Ali Imron ayat 110, semoga penulisan kedepannya lebih rapi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *