PESMA KH MAS MANSUR UMS

Road to be Smart Moslems

IMM PESMA, ISO PESMA, Kisah Inspiratif

Grand Opening Ramadhan 1443 H : “Menyambut Ramadhan dengan Ilmu dan Iman”

Pesma.ums.ac.id – Jumat 1 April 2022 Pada Jumat, 1 April 2022 digelar acara Grand Opening Semarak Ramadhan Pesma yang merupakan hasil kolaborasi dari Departemen Takmir dan Amaliyah International Student KH. Mas Mansur dan Bidang Tabligh PK IMM KH. Mas Mansur Universitas Muhammadiyah Surakarta

Diriwayatkan dari jalur Abu Hurairah, Nabi saw., “Setiap amalan kebaikan anak Adam (manusia) akan dilipatgandakan dengan 10 kebaikan yang semisal hingga 700 kali lipat. “Allah Ta’ala berfirman ‘Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi’.”

H.R. Bukhari

Grand Opening Semarak Ramadhan Pesma dengan tema “Menyambut Ramadhan dengan Ilmu dan Iman” bersama Ustadz Syamsudin Asrori dan dihadiri oleh direktur, pimpinan dan seluruh mahasantri Pesma yang digelar secara hybrid di Masjid KH. Mas Mansur dan Zoom Meeting yang dimulai pada pukul 15.30 WIB sampai selesai.

Acara dipandu oleh MC yang dibuka dengan tilawah, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian kata sambutan dari Saudara Aufa Aubdussalam sebagai ketua panitia, sambutan dari IMMawan Faruq Damar Fattah selaku Ketua Umum PK IMM KH Mas Mansur, sambutan dari Saudara Ragastra Haryo Wijanarko selaku Ketua Umum ISO Mas Mansur, dan sambutan dari Ibu Muamaroh Ph.D selaku direktur Pesma KH Mas Mansur yang diwakili oleh Ustadz Dodi Afianto, M. Pd.I.

Selanjutnya memasuki acara inti, yaitu kajian yang disampaikan oleh Ustadz Syamsudin Asrori, dimana beliau “menjelaskan bahwa siapapun yang mengerjakan amalan-amalan di bulan Ramadhan dengan sungguh-sungguh dan hanya mengharap ridha Allah SWT, maka ia adalah orang yang beruntung. Beliau juga menyampaikan bahwa bekal utama Ramadhan adalah ilmu taubatan nasuha dan memperbanyak doa. Adapun amalan istimewa dalam ilmu taubatan nasuha yaitu: 1. tarawih, bisa menghapus dosa tahun lalu, 2. kultum, mengingatkan dan mengajak orang dalam memperbanyak amalan shalih, 3. membaca Al-Qur’an, 4. mempelajari dan memperdalam ilmu tentang amalan-amalan di bulan Ramadhan, 5. melaksanakan sahur, 6. melaksanakan shalat dua rakaat sebelum fajar, dan 7. taubat nasuha.”

“Tidak ada jaminan apakah besok kita masih bisa melaksanakan Ramadhan, karena hanya Allah lah yang mampu mengatur. Maka, isilah dengan ibadah dan perbanyak amalan-amalan kebaikan serta bersedakah selama bulan Ramadhan”.

Acara selanjutnya merupakan tanya jawab dan sebelum acara ditutup juga dilaksanakan sesi foto bersama sebagai dokumentasi yang selanjutnya ditutup oleh MC pada pukul 17.45 WIB.

“Maka takutlah kalian (terhadap) bulan Ramadan, sesungguhnya amalan-amalan kebaikan dilipatgandakan pada bulan tersebut (Ramadan) dan begitu juga dengan amalan-amalan keburukan.”

H.R.Thabran

Leave a Reply

Theme by Anders Norén